Sudah hampir tiga bulan aku di Aceh, tapi tak banyak waktu yang tersela buat menulis.
Malam ini, di Jakarta, saat jalan-jalan di bawah sana telah senyap, aku baru bisa "bicara".
Sayangnya kadang tak banyak yang bisa dibicarakan saat rasa tak membuka pikir buat berkata. Di puisiku aku berbagi cerita. Mungkin ada yang merasa sama?
(thanks mbak Ika&Rudy, for the nice dinner, free accommodation and internet connection...)
Popular Posts
-
Bahasa Petunjuk Petunjuk Tertulis Petunjuk ~ wacana yang berisi penjelasan suatu proses pembuatan sesuatu / penggunaan sesuatu. ~ Wacana eks...
-
A. Bacalah teks berikut dengan seksama kemudian kerjakan soal nomor 1 dan 2! Di Indonesia kasus HIV/AIDS terus mengalami peningkatan yan...
-
KEGIATAN PENUGASAN TERSTRUKTUR DAN MANDIRI SMP ISLAM AL AZHAAR TULUNGAGUNG Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas/Semester : VIII/1 Standa...
-
Menulis Naskah Drama Pada hakikatnya, inti karya sastra yang berupa drama adalah adanya konflik (pertentangan-pertentangan). Konflik-konflik...
-
Champs sur Marne, almost end of winter. Musim dingin harusnya berakhir 23 hari lagi, tapi cuaca ngga juga menghangat. Empat hari terakhir in...
-
Bentuk Karya Sastra [puisi, prosa, drama] Menurut bentuknya karya sastra terbagi atas prosa, puisi dan drama. Dalam bab...
-
1. Perhatikan kutipan paragraf berikut! (1) Kegiatan membaca merupakan upaya dalam menyerap informasi. (2) Hal tersebut merupakan langkah aw...
-
BIOGRAFI SINGKAT TAUFIK ISMAIL Taufiq Ismail lahir di Bukittinggi, 25 Juni 1935. Masa kanak-kanak sebelum sekolah dilalui di Pekalongan. Ia ...
-
Oleh Nabella Nurfaiza Ku terkesan dengan sebuah air Yang kelihatannya kecil Tapi dia berharga bagiku Ketika kumandikan diriku dengan air Ras...